DAFTAR LULUSAN SNBP 2026 SMA SWASTA DHARMAWANGSA MEDAN TAHUN AJARAN 2025/2026
-
Sekolah Menengah Atas Swasta Dharmawangsa Medan
Alamat : Jl. Kol. Yos Sudarso No.224, Glugur Kota, Kec. Medan Barat, Kota Medan, Sumatera Utara, Kode Pos 20115. Telepon: (061) 6613783, (061) 6630426.
-
Pegawai dan Guru-Guru SMA Swasta Dharmawangsa Medan
Fungsional sekolah dan para guru SMA Dharmawangsa Medan foto bersama.
-
Gedung SMA Swasta Dharmawangsa Medan
Alamat : Jl. Kol. Yos Sudarso No.224, Glugur Kota, Kec. Medan Barat, Kota Medan, Sumatera Utara, Kode Pos 20115. Telepon: (061) 6613783, (061) 6630426.
-
Gedung SMA Swasta Dharmawangsa Medan
Alamat : Jl. Kol. Yos Sudarso No.224, Glugur Kota, Kec. Medan Barat, Kota Medan, Sumatera Utara, Kode Pos 20115. Telepon: (061) 6613783, (061) 6630426.
-
Gedung Ruang dan Kelas SMA Swasta Dharmawangsa Medan
Alamat : Jl. Kol. Yos Sudarso No.224, Glugur Kota, Kec. Medan Barat, Kota Medan, Sumatera Utara, Kode Pos 20115. Telepon: (061) 6613783, (061) 6630426
LULUSAN SNBP 2026 SMA SWASTA DHARMAWANGSA MEDAN
Gelar MPLS SMA Dharmawangsa Medan Gali Potensi Siswa Baru Sejak Dini
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun pelajaran 2025-2026 SMA Dharmawangsa Medan
SMA Dharmawangsa Medan resmi menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun pelajaran 2025-2026, Kamis-Jumat (10-11/7). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa baru dari berbagai SMP negeri maupun swasta di Kota Medan dan sekitarnya.
Bertempat di lingkungan SMA Dharmawangsa, kegiatan MPLS berlangsung dalam suasana hangat dan edukatif. Seluruh rangkaian kegiatan diawasi langsung oleh para guru serta didampingi oleh anggota OSIS yang bertugas di masing-masing kelas.
Kepala SMA Dharmawangsa, Anum Herawati Harahap, S.Pd., M.H., menyampaikan bahwa MPLS tahun ini tidak hanya sekadar ajang perkenalan terhadap lingkungan sekolah, tetapi juga dirancang sebagai momen awal untuk menggali potensi dan minat siswa.
“MPLS ini bukan sekadar mengenalkan tata tertib dan fasilitas sekolah, tapi lebih dari itu, kami ingin mengetahui bakat-bakat siswa sejak dini agar bisa diarahkan ke kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai. Mereka harus nyaman dan bisa berekspresi, selain tentunya tetap fokus pada akademik,” ujarnya.
Selama dua hari, para siswa baru mengikuti berbagai materi penting mulai dari pengenalan tata tertib sekolah, wawasan kebangsaan, informasi beasiswa, hingga pengenalan dunia perguruan tinggi. Tak hanya itu, panitia juga menghadirkan narasumber eksternal yang berbagi tentang pengembangan diri dan motivasi belajar.
Anum menambahkan, meskipun proses belajar-mengajar secara resmi dimulai pada Senin, 14 Juli 2025, kegiatan MPLS telah dimulai lebih awal secara serentak pada 10 dan 11 Juli. Hal ini bertujuan untuk memberi waktu adaptasi yang cukup bagi para siswa baru.
“Saya berharap MPLS ini menjadi langkah awal yang kuat untuk membangun rasa persaudaraan antar siswa, guru, dan seluruh warga sekolah. Semangat kebersamaan dan semangat belajar harus tumbuh sejak hari pertama mereka menjejakkan kaki di sekolah ini,” tutupnya.
Kegiatan MPLS di SMA Dharmawangsa Medan tahun ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan bukan hanya soal nilai dan teori, tetapi juga tentang membentuk karakter, menggali potensi, serta membangun lingkungan belajar yang sehat dan suportif. (sumber : www.waspada.id)
Peringati Israk Mikraj, Siswa SMA Dharmawangsa Diminta Teladani Sikap Rasulullah
SMA Dharmawangsa Medan mengadakan peringatan Israk Mikraj Nabi Muhammad SAW 1446H.
Acara peringatan yang penuh hikmad tersebut dilaksanakan di lapangan halaman kampus SMA Dharmawangsa Medan dan dihadiri seluruh siswa-siswi kelas X, XI, XII, beserta dewan guru, serta karyawan fungsionaris SMA Dharmawangsa Medan.
Turut hadir kepala SMA Dharmawangsa Drs H. Sutrisno, Wakil Kepala SMA Drs. H. Ahmad Syamsuri Matondang, para pengurus yayasan Dr.H Edi Iskandar SE. M.M, H.Syaiful, sekretaris yayasan Dra.Hj.Farida Hanum Nasution. M.A.P.
Kepala SMA Dharmawangsa melalui wakil kepala sekolah Drs.H Ahmad Syamsuri Matondang dalam sambutannya mengatakan bahwa inti dari peringatan Israk mikraj ini adalah perintah untuk melaksanakan ibadah shalat.
Karena itu dia berharap kepada para siswa untuk tidak lagi meninggalkan shalat, karena menurut nabi Muhammad SAW yang membedakan antara serang mukmin dengan yang bukan Islam adalah shalat karena itu dari 98 persen siswa SMA Dharmawangsa adalah Islam ada beberapa orang siswa yang bukan muslim oleh sebab itu saya mengimbau kepada siswa muslim kalau sudah terdengar suara azan bergegaskan ke masjid dan biarkan siswa yang non muslim di kelas,” ujarnya.
Dia berharap kegiatan ini memberikan suatu perubahan kepada siswa tidak hanya sebagai serimoni belaka namun ada hikmah yang membekas dihati para siswa sekalian.
Tampil sebagai penceramah dalam kegiatan itu adalah ustad Suhadi Lubis, S.Pd yang dalam tausiyahnya mengatakan pentingnya memperingati Israk dan Mikraj untuk terus mengingatkan kepada para siswa tentang kisah perjalanan nabi untuk menjemput perintah shalat lima waktu.
“Hikmah dan nilai yang luhur dari peringatan Israk dan Mikraj ini nantinya diharapkan akan membekas dihati sanubari para siswa, dan pada akhirnya para siswa dapat mengamalkan hikmah dan nilai dari Israk mikraj ini dalam kehidupan sehari-hari”, imbuhnya.
Sementara itu Kepala SMA Dharmawangsa Drs H. Sutrisno berharap kegiatan ini dapat neladani sikap rasulullah dan menambah keimanan siswa serta meningkatkan akhlak siswa pada lagi saat ini banyak sekali di antara para pelajar yang terlibat berbagai kegiatan yang tidak bermanfaat seperti geng motor dan sebagainya.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan iman dan taqwa, mempererat tali silaturahmi, menambah wawasan pengetahuan agama, serta menghayati hikmah-hikmah dan nilai yang terkandung didalam perjalanan nabi Muhammad tersebut dan yang terpenting siswa khususnya pelajar SMA Dharmawangsa terhindari kegiatan-kegiatan yang tidak bermanfaat seperti geng motor”, ujarnya.
Sedangkan koordinator kegiatan Ahmad Sofyan Yunus S.Pd mengatakan sebelum acara puncak perintatan israk mikraj juga digelar berbagai lomba seperti lomba MTQ, Tahfiz Alquran, Lomba Kaligrari, Puisi, dan sebagainya.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar diikuti seluruh siswa serta pembagian hadiah bagi para pemenang diumumkan setelah kegiatan peringatan israk mikraj,” ujarnya. (h02)
sumber : waspada.id
Peserta Kelulusan Seleksi SNMPTN Tahun 2023 SMA Swasta Dharmawangsa Medan
"SELAMAT! ANDA DINYATAKAN LULUS SELEKSI SNMPTN 2022-2023"
Admin mengucapkan selamat untuk anda yang dinyatakan lulus SNMPTN. Anda harus membuka website resmi Perguruan Tinggi Negeri yang menerima anda. Bacalah informasi mengenai pendaftaran ulang SNMPTN yang berupa jadwal dan persyaratannya, serta ikuti prosedur yang telah ditentukan.
6 Siswa SMA Dharmawangsa Raih Sejumlah Medali OSN
Enam siwa SMA Dharmawangsa peraih medali Olimpiade Sain Nasional berfose bersama kepala sekolah dan wakil kepala sekolah usai menerima penghargaan.
SMA Dharmawangsa Medan memberikan penghargaan kepada sejumlah siswanya yang berhasil meraih sejumlah medali pada ajang olimpiade sains nasional yang digelar oleh beberapa lembaga seperti Pusat Kompetisi Sains Nasional (Puskanas).
Kepala SMA Dharmawangsa Drs Sutrisno mengatakan pihaknya merasa bangga dan sangat senang dengan apa yang telah diraih siswa-siswinya pada beberapa kejuaraan Olimpiade sains nasional yang digelar beberapa lembaga dan diikuti secara online oleh siswa SMA Dharmawangsa dari beberapa mata pelajaran seperti olimpiade biologi, fisika, matematika, bahasa Indonesia bahkan ada yang ikut olimpiade bahasa Korea.
“Alhamdulillah dari beberapa kegiatan yang mereka ikuti anak-anak kita ada yang mendapatkan medali emas, perak dan ada juga yang meraih perunggu dan ini tentu suatu prestasi yang perlu kita syukuri dan kita sangat mendukung setiap kegiatan anak-anak yang dapat menunjang prestasi me-reka dalam belajar,” ujarnya.
Dia berharap apa yang telah diraih para siswa SMA Dharmawangsa ini dapat diikuti oleh teman-teman mereka untuk terus berpacu dalam meraih prestasi, apa lagi saat ini SMA Dharmawangsa telah menerapkan pembelajaran secara tatap muka 100 persen.
“Dengan belajar tatap muka ini tentunya diharapkan dapat memotivasi siswa lainnya untuk lebih bersemangat lagi dalam mengejar prestasi jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya di mana mereka harus belajar secara daring, sehingga diharapkan mereka lebih termotivasi untuk lebih aktif lagi dalam mengembangkan potensi yang mereka miliki,” ujarnya.
Adapun siswa yang meraih medal adalah Salsa Puspita Kelas : XII-IPS-1 medali perak Bidang studi Sejarah, Putri Angelica Pasha Kelas : XII – IPS 1 medali Perak Bidang studi Ekonomi, Novi Andini Kelas : XII-IPS-1 medali perak, Bidang studi Bahasa Korea, peringkat dari 27 dari 149, Se Indonesia, Gresyana Maria, Kelas XII MIPA 4, medali Emas, Bidang studi Matematika, peringkat 37 dari 2.567 Se Indonesia, Sakha Inayah Azhar Kelas : XII MIPA 1 Medali emas Kompetisi Kedokteran Dasar Indonesia, Peringkat 77 dari 1.551 siswa se Indonesia penyelenggaraan Olimpiade indonesia dan Universitas Diponegoro, medal emas Biologi, peringkat 122 dari 1.505 peserta se Indonesia penyelenggaraan Pusat kejuaraan nasional, medali perak bidang studi Geografi, Peringkat 118 dari 1500 pesert Penyelenggaraan, Pusat kejuaraan nasional, medali emas, Kimia Peringkat 22 dari 1555 peserta se Indonesia Penyelenggaraan Pusat kejuaraan nasional, medali emas bahasa Indonesia Penyelenggaraan Lembaga Pestasi Indonesia Ge-milang.
Raisya azzahra medali Emas, Bidang Studi biologi Peringkat 140 dari 1505 peserta Se Indonesia medali perunggu bahasa indonesia Peringkat 624 dari 1838 peserta Se Indonesia , medali perak Bidang Studi Fisika Peringkat 82 dari 1500 peserta Se Indonesia dan medali Juara medali perak Bidang Studi Matematika Peringkat 263 dari 1500 peserta Se Indonesia.
Sementara itu Raisya Azzahra siswa kelas XII MIPA 1 salah seorang siswa SMA Dharma-wangsa mengatakan bahwa dirinya merasa senang dengan berhasilnya meraih medali dalam beberapa olimpiade yang dia ikuti.
Menurutnya keberhasilan ini tidak terlepas dari dorongan dan motivasi yang diberikan PKS III bapak Ahmad Sofyan Yunus yang terus memberikan informasi-informasi seputar kegiatan olimpiade dan kami terus didorong untuk mengikuti berbagai kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah ini menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan dapat meraih medali dan penghargaan dari berbagai lembaga penyelenggara kegiatan olimpide sains nasional, dan ini tentunya menjadi penyemangat bagi kami untuk mengikuti kegiatan tersebut,” ujarnya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh oleh Sakha Inayah Azhar siswa kelas 12 MIPA 1 yang juga berhasil meraih sejumlah medali dalam beberapa kegiatan olimpiade, dirinya merasa bangga dan sangat senang, karena dengan sejumlah medali yang dia raih dia merasa lebih percaya diri untuk mengikuti berbagai kegiatan olimpia-de selanjutnya.
MEDAN (Waspada) : Sumber
Kunjungan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Medan Selatan - Program Kampung Beasiswa
Kunjungan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Medan Selatan bapak Drs. R. Zuhri Bintang M.AP didampingin dengan Kepala Seksi (KASI) SMA dan Pendidikan Khusus (PK) Bapak Saripuddin. S.PdI. MA dan Bapak Kepala SMA Dharmawangsa Drs. Sutrisno yang disertai dengan Siswa/i kelas XII MIPA dan IPS di Aula SMA Dharmawangsa Medan. Melalui Program Kampung Beasiswa akan bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ada di Pemprov Sumut dalam mengantarkan putra/putri terbaik Sumut menuju pintu LPDP. Setelah itu, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) akan memfasilitasinya sesuai kapasitas LPDP yakni beasiswa [melanjutkan studi] S1, S2 dan S3 dalam dan luar negeri.
Peserta Kelulusan Seleksi SNMPTN Tahun 2022 SMA Swasta Dharmawangsa Medan
Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2021
Dua Siswa SMA Dharmawangsa Sukses Menjadi Paskibra Kota Medan
Kepala SMA Dharmawangsa Drs Sutrisno PKS 3 Bidang kesiswaan Ahmad Sofian Yunus, S.Pd bersama dua siswa yang terpilih sebagai anggota Paskibra kota Medan. Waspada/Erzilmarkos
Selasa, 31 Agustus 2021.
MEDAN (Waspada): Dua siswa SMA Dharmawangsa atas nama Mutia Nur Rahma kelas XII MIPA 2 dan Presetya Amal Dinata kelas XII IPS 1 sebagai anggota Paskibra kota Medan sukses menjadi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia tingkat kota Medan 17 Agustus lalu.
Kepala SMA Dharmawangsa Drs. Sutrisno mengaku senang dan bangga dengan terpilihnya dua siswanya tersebut menjadi petugas Paskibra untuk kota Medan, dan saat ini pihaknya terus berupaya untuk mempersiapkan anak-anak untuk bisa menjadi anggota Paskibra tingkat provinsi, bahkan ke tingkat nasional.
Menurut Sutrisno untuk Paskibra kota Medan hampir setiap tahun SMA Dharmawangsa mengirim utusannya, karena itu dia berharap ke depan siswanya bisa lolos untuk tingkat nasional.
“Kita dalam mempersiapkan anak-anak mengembangkan bakat khususnya ekskul Paskibra ini memang terus melakukan kegiatan secara bergelombang dengan tetap mengikuti anjuran pemerintah dan mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.
Sementara itu PKS 3 SMA Dharmawangas Ahmad Sofyan Yunus, S.Pd bersyukur karena tahun ini SMA Dharmawangsa di tengan kondisi Pandemi Covid-19 masih dapat menunjukkan eksistensinya khususnya di bidang ekskul Paskibra dengan berhasilnya dua siswa mereka atas nama Mutia Nur Rahma siswa kelas XII MIPA 2 dan Presetya Amal Dinata kelas XII IPS 1 sebagai anggota Paskibra kota Medan.
Keberhasilan ini tentunya tidak didapatkan secara cuma-cuma akan tetapi keberhasilan ini setelah melalui berbagai seleksi yang sangat ketat sejak bulan Maret 2021 dengan kondisi Pandemi seperti ini dengan tetap menerapkan Protokol kesehatan yang sangat ketat.
“Dari awal SMA Dharmawangsa mengirimkan dua putra dan dua putri terbaiknya untuk mengikuti seleksi dan kemudian yang lulus satu putra dan satu putri, seleksi ini juga didukung oleh pihak sekolah baik dari yayasan maupun kepala sekolah dan Alhamdulillah siswa kita juga berhasil menunjukkan bakat dan kemampuannya sebagai anggota Paskibra tingkat kota Medan. Dan Kita sangat bangga dengan prestasi anak-anak dan Insyaallah saat ini kita sedang menyiapkan anak-anak untuk lolos ke Paskibraka tingkat nasional,” ujarnya.
Mutia Nur Rahma siswa SMA Dharmawangsa yang terpilih sebagai anggota Paskibra kota Medan mengaku senang dan bangga terpilih sebagai anggota Paskibra karena banyak pengalaman dan teman yang didapatkan.
“Di sana kita ajarkan yang namanya Komando Rasa Satu (KORSA), disiplin dalam waktu, cara menghargai orang yang lebih tua dari kita dan bukan hal yang sepele untuk melakukan hal tersebut secara langsung,” ujarnya.
Namun yang penting untuk menjadi sukses adalah lakukan yang terbaik, tunjukkan kita pasti bisa dan selalu ingat “ridho Allah ada pada orang tua, dan jangan lupa meminta ridho kepada orang tua dan apabila kamu terpilih dari jutaan orang, maka gunakanlah kesempatan itu sebaik-baiknya,” ungkap Mutia Nur Rahma.
Senada dengan Prasetya Amal Dinata juga mengaku senang bisa menjadi anggota Paskibra karena bisa buat bangga terutama orangtua, dan SMA Dharmawangsa.
Kepada adik-adik kelas Preasetya berpesan teruslah berjuang dan jangan mudah menyerah,tanamkan dalam diri sendiri untuk terus berusaha dan harus yakin kalau kamu bisa, karena di balik pencapaian yang didapat ada usaha yang keras untuk meraihnya dan jangan pernah takut gagal karna kegagalan itu suatu kesuksesan yang tertunda,” ujarnya. (h02)
Sumber : https://waspada.id/pendidikan/dua-siswa-sma-dharmawangsa-sukses-menjadi-paskibra-kota-medan/
Guru SMA Swasta Dharmawangsa Medan Sudah Divaksin, Sekolah Wajib Sediakan Opsi Tatap Muka
Pesawat Tanpa Awak
DRONE GOES TO SCHOOL SMA DHARMAWANGSA MEDAN
Pesawat Nirawak
Pesawat nirawak atau pesawat tanpa awak (EN: Unmanned Aerial Vehicle atau disingkat UAV atau sering disebut sebagai dron[1]), adalah sebuah mesin terbang yang berfungsi dengan kendali jarak jauh oleh pilot atau mampu mengendalikan dirinya sendiri yang dioperasikan oleh operator, menggunakan hukum aerodinamika untuk mengangkat dirinya, bisa digunakan kembali dan mampu membawa muatan baik senjata maupun muatan lainnya. Penggunaan terbesar dari pesawat tanpa awak ini adalah di bidang militer, tetapi juga digunakan di bidang geografi, fotografi, dan videografi yang dilakukan secara bebas dan terbuka. Di bidang geografi, pesawat tanpa awak digunakan sebagai salah satu wahana pengindraan jauh yang sangat penting dalam pembuatan peta, seperti peta penggunaan lahan, peta daerah rawan bencana, dan peta daerah aliran sungai. Sebuah Rudal walaupun mempunyai kesamaan, tetapi tetap dianggap berbeda dengan pesawat tanpa awak karena rudal tidak dapat digunakan kembali dan rudal adalah senjata itu sendiri.
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Miliki Kedisiplinan Tinggi, SMA Dharmawangsa Jalin Silahturahmi yang Kuat antar Guru dan Siswa
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Setiap sekolah menjadi tempat pendidikan moral dan akademik bagi siswa dan siswinya. Berbagai kegiatan dan program selalu diberikan sekolah untuk mendidik murid-muridnya agar dapat menjadi penerus bangsa. Melalui pendidikan tersebut, terciptalah sebuah karakter yang melekat pada diri peserta didik. Tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi peserta didik juga bisa cerdas secara etika.
Satu di antara sekolah yang berhasil menerapkan pendidikan karakter terhadap peserta didiknya adalah SMA Dharmawangsa. Sebab sekolah yang berlokasi di Jalan KL Yos Sudarso ini memiliki siswa dan siswi yang unggul dalam bidang kedisiplinan.
“Kita punya anak-anak yang turun-temurun itu tertib, disiplin, patuh. Etika mereka sangat kita banggakan. Mungkin ada sekolah yang kelas sosialnya itu anak-anaknya kadang nakal luar biasa, tetapi sekolah kita Alhamdulillah, anak MIA, Sosial, kelas 10, 11 dan 12 itu etikanya bagus semua. Ibadahnya juga baik,” jelas Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Ahmad Sofyan, Rabu (25/4/2018).
Siswa dan siswi sekolah ini pun akrab kepada guru-gurunya. Hal ini terjadi karena silahturahmi yang kuat antara murid dan guru-guru. Sofyan menjelaskan, setiap pagi di gerbang, anak-anak akan memberikan salam kepada guru saat akan masuk. Begitu juga ketika waktu pulang tiba. Setiap siswa akan mencium tangan guru sebelum pulang.
“Ikatan batin emosionalnya terjalin dengan mereka saling menyalami kami. Dan sebelum memulai belajar, kami melakukan doa secara bersama,” kata Sofyan.
Prestasi di bidang akademik, tahun ini saja 52 siswa SMA Dharmawangsa telah lulus SMPTN jalur undangan. 50 siswa tersebut masuk ke perguruan tinggi negeri yang ada di Medan, maupun di luar kota. Sedangkan dua orang lainnya masuk mendapatkan beasiswa penuh selama pendidikan di Politeknik Caltex Riau dan Politeknik Kesehatan Surakarta Solo.
“Kemaren kita menemukan juga satu siswa kita yang lulus di Politeknik Negeri Medan jalur undangannya,” katanya.
Untuk menunjang prestasi siswa dan siswinya, tentu sekolah ini memberikan fasilitas belajar mengajar yang lengkap dan guru-guru yang profesional. Selain itu, SMA Dharmawangsa juga memiliki 14 kegiatan ekskul. Di antaranya adalah Pramuka, Paskibra, English Club, Kelompok Sastra Jepang, Sanggar Sastra Drama, Dokter Remaja, Voli, Basket, Futsal, Modelling, Seni Tari, Musik, Teater dan semuanya sangat bersaing dan memberikan prestasi bagi sekolah.
“Semua ekskul di sini berperan serta dan aktif. OSIS-nya aktif. Dan Alhamdulillah, yayasan dan kepala sekolah memberikan support kepada ekskul di sekolah ini,” jelas Sofyan. (cr5/tribun-medan.com)
Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com Penulis Liska Rahayu
SMA Dharmawangsa Sediakan 13 Ekskul Dukung Minat Bakat Siswa
SMA Dharmawangsa Sediakan 13 Ekskul Dukung Minat Bakat Siswa
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Sekolah Menengah Atas (SMA) Dharmawangsa menyediakan 13 ekskul pilihan untuk mengembangkan bakat siswa. Kepala Sekolah SMA Dharmawangsa, Sutrisno, mengatakan selama ekskul yang dibuat mendukung siswa dan kegiatannya positif serta mengangkat nama Dharmawangsa, maka sekolah akan terus mendukung kegiatan tersebut.
Bahkan setiap ekskul dibuat koordinatornya sehingga ada yang mengawasi langsung. Ia menuturkan pembentukan ekskul ini juga tidak terlepas dari peran guru dan juga siswa. Bila hal tersebut dianggap berguna dan cocok untuk pengembangan siswa, maka ekskul tersebut akan dibentuk.
Ketiga belas ekskul tersebut adalah agama, paskibra, pramuka, kelompok ilmiah remaja, sanggar seni, dokter remaja, dharmawangsa english club, bahasa jepang, sanggar sastra dharmawangsa, basket, bola voli, futsal, dan bulu tangkis.
Setiap masa orientasi siswa baru setiap tahunnya, selama tiga hari setiap ekskul akan dipersilahkan melakukan pameran menunjukkan karya dan keunggulannya.
"Dalam kegiatan itu siswa baru bisa memilih apa ekskul yang cocok buat mereka. Namun ekskul ini tidak dipaksakan," ujarnya Kamis (12/11/2015).
Dengan adanya ekskul, mempermudah sekolah untuk mencari kandidat dalam perlombaan. Jadi sekolah tidak harus repot lagi mencari siswa yang cocok untuk lomba. Bila ada lomba, sekolah bisa langsung mengutus siswa yang menonjol di ekskul.
Laporan wartawan Tribun Medan/ Wiwi Deriana (der/tribun-medan.com)





.jpg)




















